Mengetahui Kewajiban Dan Tanggung Jawab Karyawan Terhadap Pekerjaan

 

Mengetahui Kewajiban Dan Tanggung Jawab Karyawan Terhadap Pekerjaan

Tanggung Jawab merupakan kesadaran manusia dengan tingkah laku maupun perbuatannya yang disengaja atau yang tidak disengaja. Kemudian, tanggung jawab juga termasuk sebuah perwujudan kesadaran mengenai kewajiban. Setiap manusia sebaiknya juga mempunyai tanggung jawab,  sebab setiap orang dibebani dengan tanggung jawab apa lagi pada ruang lingkup Pekerjaan.

Dalam ruang lingkup pekerjaan pasti ada aturan yang berbeda dari perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya. Selain itu, tanggung jawab karyawan terhadap pekerjaan atau perusahaan satu dengan yang lainnya berbeda-beda sesuai bidang kerja yang dibebankan kepadanya. Ada yang mempunyai tanggung jawab menjadi seorang pimpinan dan ada juga yang menjadi bawahan.  Dan seluruhnya termasuk bagian yang tidak terpisahkan dari ruang lingkup pekerjaan.

Tanggung Jawab Karyawan Terhadap Pekerjaan

Tiap pekerjaan serta profesi yang sudah dan akan kita tekuni tentunya mengharuskan tanggung jawab kepada kita yang sudah memilih untuk berlindung pada sebuah instansi entah itu swasta atau pemerintah. Tentu tanggung jawab itu juga bisa untuk menentukan sejauh mana kepercayaan pada sebuah perusahaan pada para karyawannya. Apabila diberikan tanggung jawab yang besar, pastinya perusahaan akan mempercayai nya dalam membawa tugas serta tanggung jawabnya tersebut. Penerapannya tanggung jawab pada umumnya berada dalam uraian tugas maupun job description. Seluruh tugas, serta tanggung jawab sudah terperinci. Tujuannya supaya mudah dalam hal pemahaman pada bidang pekerjaannya.

Kewajiban ketaatan

Pada saat seseorang bergabung pada perusahaan maka karyawan itu wajib konsekwen supaya bisa taat dan patuh pada perintah serta patuh pada arahan yang diberikan dari sebuah perusahaan. Sebab mereka terikat dengan perusahaan. Akan tetapi, jika perintah yang diberikan pada para karyawan tersebut tidak baik dan juga tidak wajar, maka karyawan tidak harus memenuhi atau menuriti perintah yang diberikan. Sebab perintah yang bersifat melanggar hokum memang tidak semestinya dituruti.

Contohnya saja untuk kepentingan pribadi atasan dan tidak digunakan untuk kepentingan perusahaan.  Bisa dicontohkan seperti diperintah memperbaiki mobil pribadi milik atasannya. Karyawan juga tidak disarankan untuk taat pada perintah atasan yang memang untuk kepentingan perusahaan,  namun pekerjaan tersebut dinilai t idak sesuai dengan pemberian tugas yang telah disepakati. Contohnya administrasi diperintahkan untuk membersihkan seluruh ruangan.

Supaya permasalahan dalam kewajiban ini bisa teratasi, maka solusinya adalah dengan membuat job desc yang jelas dan lengkap ketika karyawan baru mulai masuk bekerja. Deskripsi  dari sebuah pekerjaan tersebut sebaiknya dibuat dengan fleksibel,  tujuannya supaya kepentingan perusahaan terus dapat diprioritaskan

Kewajiban Konfidensialitas

Kewajiban karyawan dalam pekerjaan yaitu berkewajiban konfidensialitas atau kerahasiaan. Jadi untuk karyawan di tiap perusahaan punya akses pada kerahasiaan perusahaan dan wajib menyimpan informasi yang dinilai rahasia. Contohnya, bagian keuangan, operasional, maupun bagian IT tidak boleh membuka rahasia perusahaan kepada orang lain. Kewajiban ini tidak hanya untuk karyawan yang masih bekerja di perusahaan tersebut, namun juga pada saat sudah resign maupun pindah kerja.  Akan sangat tidak etis jika seseorang pindah bekerja di perusahaan lain dan mereka membuka rahasia dari pekerjaan yang sebelumnya.

Kewajiban Loyalitas

Kewajiban karyawan pada perusahaan yang berikutnya yaitu kewajiban dalam hal loyalitas maupun kesetiaan. Seorang karyawan sebaiknya punya konsekwensi loyalitasserta dedikasi pada perusahaan. Menjadi sebuah karyawan sebaiknya ikut mendukung apa yang menjadi visi dan misi perusahaan.  Tidak etis jika karyawan pindah pindah kerja hanya mementingkan kebutuhan materi saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *