Posisi Bayi Dalam Kandungan Yang Perlu Anda Ketahui

Posisi Bayi Dalam Kandungan Yang Perlu Anda Ketahui

Saat anda mengalami masa kehamilan, maka anda akan bisa merasakan pergerakan bayi yang ada di dalam kandungan yang nantinya sering berubah posisi. Umumnya posisi bayi dalam kandungan ini menjadi sangat penting jika sudah mendekati hari persalinan. Oleh sebab itu, penting untuk anda mengetahui dengan detail berbagai macam posisi dari bayi yang berada di dalam kandungan supaya proses persalinan ini bisa lancar.

Mulai dari masuk bulan keempat kehamilan anda akan dapat merasakan cukup banyak gerakan dari bayi yang berada di dalam kandungan. Mungkin anda kadang bisa merasakan bayi menendang, menggerakkan bagian tubuhnya, berputar- putar dan sebagainya. Pada masa trimester dua posisi bayi akan terus berubah sesuai dengan keaktifan bayi. Hal ini beda dengan anda sudah masuk minggu- minggu persalinan. posisi bayi menentukan proses kelahiran yang akan dilakukan dokter.

Faktor Yang Mempengaruhi Posisi Bayi Saat Dalam Kandungan

biasanya dokter akan memberi lampu hijau untuk melahirkan normal bila posisi kepala bayi yang ada dalam kandungan berada di bawah paling dekat jalan lahir dengan posisi wajah menghadap punggung ibu dan dagu menempel di dada. inilah yang disebut dengan posisi presentasi kepala. Ini akan memungkinkan bayi menyembul keluar dengan kepala lebih dulu.

Selain posisi bayi ada beberapa variasi lain posisi bayi saat berada di dalam kandungan. Posisi ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:

  • Bentuk panggul ibu
  • Bentuk kepala bayi
  • Kemampuan kepala bayi untuk menyesuaikan bentuknya dengan panggul ibu
  • Kemampuan otot-otot dasar panggul ibu untuk berkontraksi dan berelaksasi

Bentuk Perut dan Posisi Bayi

Di bawah ini adalah beberapa posisi bayi yang bisa dilihat dari bentuk perut ibu saat hamil.

Anterior vs Posterior

Jika saat hamil ibu memiliki perut bulat seperti bola basket biasanya ini adalah bayi anterior. Bagian belakang kepala bayi (“tengkuk”) ke arah depan ibu (yang mengapa posisi ini disebut Tengkuk Anterior atau OA), dan mata bayi kearah ibu bagian belakang.

Umumnya yang dimaksud oksiput anterior yakni posisi ideal untuk melahirkan. Jika kepala bayi berbaris dengan baik, tidak ada lengan / tangan di jalan, dan melipat dagu, kemungkinan bahwa kelahiran bayi anterior akan maju dengan lancar, terutama jika persalinan dan kontraksi mulai secara spontan.

Bila perut ibu hamil itu bergelombang pada bagian depan khususnya dan bentuknya tidak rata atau melengkung- kedalam tepat di sekitar pusar ini sering disebut dengan bayi posterior. Dalam posisi ini, bagian belakang kepala bayi (tengkuk) ada di bagian tubuh belakang ibu atau punggug ibu (jadi si bayi posisinya terlentang sehingga posisi ini disebut Occiput posterior atau OP.

Posisi ini biasanya jauh lebih sulit untuk melahirkan karena diameter kepala bayi di OP lebih besar dan tidak lolos dengan mudah, dan karena tekanan pada leher rahim cenderung merata dan proses persalinan dapat berlangsung lebih lambat.

Apa Yang Dilakukan Jika Posisi Bayi Belum Tepat

Mendekati hari kelahiran jika masih pada posisi bayi dalam kandungan yang tidak ideal, dokter biasanya akan memberikan teknik ECV (External Cephalic Version). Prosedur ini merupakan teknik penekanan di daerah perut.  Namun, jika teknik ECV tidak berhasil dilakukan, maka dokter biasanya menawarkan untuk melahirkan dengan metode operasi caesar. Caesar akan lebih aman jika posisi lahir bayi berada dalam kondisi yang tidak tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *